Pendidikan
Bupati Malteng Didesak Pecat Korwil & Kepsek yang Konsumsi Alkohol di Ruang Kepsek SMP 16 Saparua
AMBON,DM.COM,-Bupati Maluku Tengah (Malteng), Zulkarnain Awat Amir, didesak segera pecat dua Kordinator Wilayah (Korwil) Dinas Pendidikan Malteng dan sejumlah Kepala Sekolah (Kepsek) yang dilaporkan konsumsi minuman beralkohol jenis Bir di ruang Kepsek SMP 16 Malteng di Saparua, Senin (28/9/2026).
“Kepada Bupati Malteng dan Kadis Pendidikan Malteng, segera memanggil Korwil dan sejumlah Kepsek agar diberi teguran lisan. Andaikata ada bukti kuat, segera diganti atau nonjob agar ada efek jera,”tegas pemerhati pendidikan, Herman Siamiloy, kepada DINAMIKAMALUKU.COM, Kamis (1/10/2026).
Mantan pejabat di Kopertis Maluku, Maluku Utara dan Papua ini menganalogikan, prilaku oknum Korwil dan sejumlah Kepsek tidak memberi contoh dan teladan yang baik bagi anak didik didaerah itu.
“Ini namanya kalau guru kencing berdiri, maka pasti murid ikut kencing berlari
Apalagi katanya konsumsi alkohol saat jam sekolah. Andaikata info ini benar, maka sebagai pemerhati pendidikan didaerah ini mengutuk dengan keras,”tegasnya.
Dia mengaku, prilaku pejabat didunia pendidikan seperti yang dilakono oknum Korwil dan Kepsek di Saparua, mesti diberi pembelajaran tegas agar tidak lagi minum minuman beralkohol atau miras dilingkungan sekolah.
Sebagaimana diberitakan DINAMIKAMALUKU.COM, Rabu (30/9/2026) Dunia pendidikan kembali tercoreng oleh ulah sejumlah koordinator wilayah (Korwil) Dinas Pendidikan Kabupaten Maluku Tengah dan sejumlah kepala sekolah (Kepsek) di Kecamatan Saparua.
Betapa tidak, Korwil Saparua Timur, Yan Hattu, Korwil Saparua, dan sejumlah Kepsek minum minuman beralkohol jenis Bir di ruang Kepsek SMP 16 Malteng, Senin (28/9/2026).
Parahnya, para pemimpin di lembaga pendidikan itu, pesta minuman beralkohol ketika proses belajar mengajar sementara berlangsung.”Dong minum minuman beralkohol jenis Bir sebanyak 1 karton di ruang Kepsek SMP 16 Malteng di Saparua,”kata sumber DINAMIKAMALUKU.COM, Rabu (30/9/2026).
Lantas, usai mereka minum bir, apakah ada yang dibawah pengaruh minuman beralkohol.”Memang tidak ada yang mabuk, tapi gerak gerik mereka seperti orang dibawah pengaruh minuman keras,”bebernya.
Apalagi, ingat dia, pesta minuman beralkoh para korwil dan sejumlah Kepsek sempat dilihat para guru maupun siswa disekolah tersebut.”Ini khan tidak baik. Mereka mesti memberikan contoh yang baik,”harapnya.
Terpisah, Korwil Saparua Timur, Yan Hattu, ketika dihubungi terkait ikut minum Bir, membenarkan ikut minim bir bersama para Kepsek. Tapi, dia berdalih, hanya minum satu kaleng bir.”Saya waktu tamu dan diundang usai pelantikan pengurus PGRI Saparua. Jadi ketika itu tidak lagi ada aktivitas belajar mengajar karena sekitar pukul 14. Wit lebih. Setelah makan dan minum kita bubar. Kami khan undangan,”kata Hattu.(DM-04)