Ragam
Bupati Buru Kembali Blusukan, Kali Ini di Dataran Danau Rana, Pastikan Pelayanan Masyarakat
AMBON, DM.COM,-Bupati Buru, Ikram Umasugi, kembali melakukan kunjungan lerja ke Dataran Danau Rana, Kamis (29/10/2026). Didaerah pegunungan itu, orang pertama di bumi Bupolo memastikan pelayanan kesehatan, pendidikan, serta pelayanan publik lainya dapat dirasakan warga setempat.
Kunjungan Bupati yang didanpingi Isteri Mohra Umasugi, Wakil Bupati Buru, Soedarmo dan sejumlah pimpinan perangkat daerah melihat langsung faslitas pendidikan dan kesehatan didaerah itu. Sesuai rekaman video yang diterima DINAMIKAMALUKU.COM, Jumat (30/10/2016) pada kesempatan itu, Bupati Buru dan Wakil Bupati Buru berdialog dengan Kepala Desa, Kepala Sekolah dan Kepala Puskesmas bersama perangkatnya.
Diketahui, kunjungan kerja ke Dataran Rana mengajarkan bahwa memimpin bukan sekadar melihat dari balik meja, melainkan hadir menembus keterbatasan, menyaksikan realitas kehidupan masyarakat, dan mendengar langsung harapan mereka yang tinggal jauh dari pusat perkotaan.
Apalagi, ditengah kebijakan efisiensi anggaran yang berdampak pada kemampuan fiskal daerah, tantangan pembangunan tentu semakin kompleks. Kritik, cercaan, bahkan penilaian bahwa saya tidak mampu bekerja, merupakan bagian dari dinamika kepemimpinan yang saya terima dengan lapang dada.
“Saya tidak ingin menghabiskan energi untuk membalas setiap kritik. Energi itu lebih baik saya gunakan untuk terus mencari jalan agar pelayanan kepada rakyat tetap berjalan,”ingat Bupati Buri.
Bagi Bupati Buru, pengabdian bukan tentang seberapa banyak pujian yang diterima, melainkan seberapa besar ikhtiar yang dilakukan untuk menjawab kebutuhan masyarakat. Dengan segala keterbatasan yang ada, komitmen untuk bekerja bagi rakyat tidak boleh berhenti.
“Dari Rana, saya semakin meyakini bahwa pendidikan dan kesehatan merupakan fondasi utama kebangkitan Kabupaten Buru. Kualitas pendidikan menentukan masa depan generasi, sementara akses kesehatan yang memadai menjadi prasyarat bagi masyarakat yang produktif dan sejahtera,”tegasnyam
Karena itu, lanjutnya, penyiapan kebutuhan tenaga guru, tenaga kesehatan, serta dukungan terhadap pelayanan pendidikan dan kesehatan terus menjadi perhatian. Langkah-langkah tersebut akan diupayakan sesuai kemampuan keuangan daerah, dengan mempertimbangkan skala prioritas, kebutuhan masyarakat, dan keberlanjutan pembangunan.
“Saya menyadari bahwa tidak semua persoalan dapat diselesaikan sekaligus. Namun, keterbatasan anggaran bukan alasan untuk kehilangan arah, dan beratnya tantangan bukan alasan untuk berhenti melangkah,”tandasnya.
Untuk itu, dirinya akan terus berikhtiar, bekerja, dan mencari solusi. Sebab, jabatan adalah amanah, rakyat adalah alasan pengabdian, dan kesejahteraan masyarakat adalah tujuan yang harus terus diperjuangkan.
“Dari jalan-jalan yang berliku hingga pelosok negeri, setiap langkah adalah pengingat bahwa masih ada harapan rakyat yang harus dijaga dan masa depan yang harus diperjuangkan,”pungkasnya.(DM-04)