Connect with us

Ragam

Maluku Tuan Rumah Muktamar ICMI, MPP ICMI : Harus Diakui Ini Kegigihan Lobi Ruslan Tawari

Published

on

AMBON,DM.COM,-Siapa sosok tokoh dibalik penunjukan Kota Ambon, sebagai tuan rumah Muktamar Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) ke-VIII awal Desember 2026, akhirnya di beberkan Majelis Pengurus Pusat (MPP) ICMI.

MPP ICMI akui penunjukan Kota Ambon sebagai tuan rumah, karena kegigihan lobi Ketua ICMI Orwil Maluku, Dr Ruslan Tawari. Padahal, sejumlah Provinsi lain seperti Jawa Tengah dan DKI Jakarta, ikut melobi agar daerahnya ditunjuk sebagai tuan rumah Muktamar ICMI.

“Tapi waduh, Olan Tawari ini gigihnya bukan main untuk melobinya, semua juga ikut menelpon. Sampai Pak Jusuf Kala (JK) dan Pak Wagub juga ikut memberi surat. Pak Walikota Ambon juga memberi surat bahwa kami siap menjadi tuan rumah. Tepuk tangan untuk Maluku,”kata Wakil Ketua Umum MPP ICMI, Priyo Budi Santoso.

Pengakuan Santoso, ketika membuka Maluku Business Forum 2026 di Santika Hotel, Minggu (1/11/2026). Hadir pada kesempatan itu, Ketua Dewan Kehormatan ICMI yang juga mantan Wakil Presiden, Jusuf Kalla, Tokoh Pers, Komarudin Hidayat, Wakil Gubernur Maluku, Abdullah Vanath, perwakilan Forkopimda, Rektor Unpatti, Prof Dr Fredy Leiwakabessy, Walikota Ambon, Bodewin Melkias Wattimena, Bupati Maluku Tenggara, Thaher Hanubun dan sejumlaj tamu undangan lainya serta peserta Maluku Business Forum 2026.

Tidak hanya itu, mantan Wakil Ketua DPR RI itu juga mengakui, ICMI Maluku ketika dipimpin Tawari yang juga Wakil Rektor Unpatti ini banyak melakukan kegiatan bertaraf nasiona.”ICMI pusat menyampaikan penghormatan. ICMI Maluku, sejak dipegang oleh beliau di sini ada geliat. Kita memberikan apresiasi kepada Ketua ICMI Orwil Maluku dan jajaranya,”puji Santoso.

Santoso mengaku, ditugaskan mewakili Ketua Umum MPP ICMI Prof Arif Satria yang juga Kepala BRIN membuka Maluku Business, karena mendadak ditelepon Istana menghadap Presiden Prabowo.”Awalnya saya ada agenda menemui sejumlah tokoh seperti Ganjar Pranowo dan lainya. Dan saya langsung iyakan karena Ketua ICMI Orwil Maluku Olan Tawary memberi tahu saya bahwa yang hadir Pak Jusuf Kalla. Hah. Rencana saya ketemu dengan tokoh-tokoh keagamaan dengan teman saya Ganjar Pranowo dan seterusnya saya batalkan, lebih baik saya ikut mendampingi Pak Jusuf Kalla,”bebernya.

Untuk itu, dia mengakui, warga Maluku khusisnya di Kota Ambon harus berbangga kedatangan tamu penting yang beberapa tahun silam tercatat dalam sejarah Republik Indonesia.

“Kita kehadiran orang tua kita, tokoh yang sangat kita hormati, Dr. Muhammad Jusuf Kalla. Tepuk tangan untuk beliau. Negeri ini beruntung beliau terpilih menjadi Wakil Presiden dua kali periode yang ke-10 dan ke-12 dengan dua Presiden yang berbeda. Satu-satunya hanya Pak Jusuf Kalla,. Dan saya beruntung, dan saya saksi sejarah. Pak Wagub, Pak Walikota, Pak Bupati, Pak Rektor. Ketika saat di Ambon ini terjadi peristiwa yang sangat memprihatinkan,”tuturnya.

Soal penyelenggaraan Maluku Business Forum di Maluku, Santoso mengakui, merupakan rentetan Muktamar ICMI.” Dalam persidangan nasional kita sudah kita putuskan bahwa Muktamar kali ini kita beri penghormatan tanah Ambon, tanah Maluku sebagai tuan rumah. Dan kita terima kasih Pak Rektor Unpatti secara khusus,”sebutnya.

Hal ini karena kampus Universitas Pattimura nanti akan menjadi saksi sejarah akan terjadi perguliran kepemimpinan di ICMI, Muktamar nanti akan terpilih kembali Profesor Arif Satria atau apapun nanti Universitas Pattimura yang menjadi saksi sejarah akan pergerakan kepemimpinan ICMI. Terima kasih Pak Rektor seluruh dan seluruh jajaran rektorat di Universitas Pattimura,”ujarnya.

Apalagi dalam komposisi kepengurusan ICMI pusat ada tokoh pentinvmg seperti Ketua Dewan Penasihat Profesor Jimly Asshiddiqie. Ketua Dewan Pertimbangannya Dr. Zulkifli Hasan. Ketua Dewan Pakarnya Dr. Ilham Habibie, putra kandung Habibie. Ketua Dewan Kehormatan ini menarik dua-duanya ini adalah Pak Jusuf Kalla, Wakil Ketua Dewan Kehormatan adalah K.H. Prof. Dr. Ma’ruf Amin.

“Kurang apa ini ICMI di sini ya, orang-orang terbaik telah bersama-sama memimpin dan hari ini hadir di Bapak Ibu sekalian di Ambon yang tercinta ini,”jelasnya.

Dia juga mengaku, dalam rangka road to Muktamar diselenggarakan konferensi internasional Cendekiawan, tapi yang cendekiawan wanita yang perempuan. Ada delegasi dari Mesir, dari Turki, dari Arab Saudi dan beberapa belahan lain. Kemudian kita selenggarakan juga National Leadership Camp. Kemarin telah kita hadir dalam pertemuan itu ada 7 menteri bersama tokoh-tokoh nasional lainnya. Prof Jimly, Prof Mahfud MD dan seterusnya dan seterusnya untuk mengader secara khusus secara nasional tentang kepemimpinan ICMI.

” Kita selenggarakan juga berbagai bakti sosial secara nasional dan hari ini salah satu puncak rentetannya adalah penyelenggaraan Maluku Business Forum yang kita selenggarakan di sini,”paparnya.(DM-04)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *