Politik
Dihadapan Gubernur & Wagub, Bahlil Pastikan Satu Kursi DPR RI dari Maluku Milik Golkar
AMBON,DM.COM,-Ketua Umum DPP Partai Golkar, Bahlil Lahadalia, berkomitmen kembalikan kursi DPR RI milik partai itu yang hilang sehak pemilu 2019 lalu. Menteri Koordinator Hilirisasi dan Transisi Energi yang juga Menteri ESDM berjanji turun gunung berjuang merebut kursi DPR RI dari daerah pemilihan Maluku pada pemilu legislatif 2029 mendatang.
“Mohon maaf pak Gubernur, saya totalitas turun gunung di Maluku memenangkan kader Golkar rebut kursi DPR RI dari dapil Maluku,”kata Bahlil, ketika menyampaikan sambutan usai melantik DPD Partai Golkar Provinsi Maluku di Hotel Santika, Sabtu (7/11/2026).
Menariknya pernyataan Bahlil dihadapan Gubernur Maluku, Hendrik Lewerissa yang juga Ketua DPD Partai Gerindra Maluku dan Wakil Gubernur Maluku, Abdullah Vanath yang juga ketua DPD NasDem Provinsi Maluku.”Saya kawal hingga kita rebut kembali kursi DPR RI dari dapil Maluku,”tegas Bahlil yang lahir di Pulau Banda, Kabupaten Maluku Tengah.
Bahlil mengaku, target DPP Golkar, satu kursi DPR RI perwakilan Golkar dari Maluku.”Insya Allah Pak Gubernur, saya jujur mengatakan, bahwa saya lahir di bumi raja ini, maka saya akan turun kerja keras memperjuangkan kader Partai Golkar merebut kursi DPR RI,”tegasnya.
Dia berharap, sesama pimpinan partai politik berkompetisi secara sehat. Apalagi, ingat dia, sebagai Ketua Umum DPP Golkar, tanah kelahiran harus harga mati ada perwkailan di DPR RI. “Saya mohon maaf. Saya sampaikan kepada abang-abang saya, guru-guru saya semua. Kita harus kembalikan kejayaan dan marwah Partai Golkar di Provinsi Maluku,”imbuhnya.
Bahlil mengigatkan, ada dua keputusan saat musyawarah nasional (Munas) beberapa waktu lalu, yakni mengejar kursi dan kedua mendukung pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.”Jadi kita mendukung tidak hanya pidato, tapi dukung dengan totalitas. Kita harus jadi garda terdepan menyukseskan program-program Presiden Prabowo,”ingatnya.
Untuk itu, ia mengaku, target partai yang dipimpinya, yakni menaikan kursi harus ada konsolidasi yang terstruktur dan masif.”Tidak ada partai yang survive di dunia ini yang ingin mencapai target tanpa konsolidasi. Konsolidasi adalah kunci mencapai tujuan,”ingatnya.
Apalagi, ingat dia, pemilih usia 17 tahun sampai 50 tahun di pemilu 2029 sebanyak 72 persen. “Jadi basis politik kita harus didudukan. Kita harus konsisten meraih target dengan kerja keras,”pungkasnya.
Untuk diketahui, DPP Partai Golkar telah mengumumkan dua kader Golkar bakal maji mencalonkan diri merebut kursi DPR RI. Mereka adalah, Wakil Bendahara Umum PKK Kosgoro 1957, Dr Michael Wattimena, SE, SH, MM dan Ketua DPD Partai Golkar Provinsi Maluku, Umar Lessy. (DM-04)