Connect with us

Politik

Dihadapan Warga Kota Ambon, BMW : Saya Siap Rebut Kursi Walikota

Published

on

AMBON, DM.COM,-Ketua DPP Partai Demokrat, DR Michael Wattimena, SE, M.M, akhirnya menyatakan kesiapannya merebut kursi Walikota Ambon. Namun, mantan anggota DPR RI dua periode dari daerah pemilihan Papua Barat itu, mencalonkan diri merebut Ambon 1, jika Partai Demokrat Kota Ambon, meraih minimal 7 kursi di DPRD Kota Ambon.

“Mohon doa dan dukungannya. Kalau Pemilu Legislatif, 14 Februari 2024 mendatang DPC Partai Demokrat Kota Ambon meraih minimal 7 kursi, saya siap mencalonkan diri merebut kursi Walikota Ambon,”kata Wattimena dihadapan ratusan penjual kuliner, sopir angkot, dan tukang Ojek di Tapal Kuda, Air Salobar, Kecamatanan Nusaniwe, Kamis (13/10/2022).

Pernyataan Wattimena akrab disapa BMW (Bung Michael Wattimena), setelah animo warga Kota Ambon, yang menginginkan dirinya merebut kursi Walikota Ambon pada Pilkada serentak medio November 2024 mendatang.

Mantan anggota DPR RI dari daerah pemilihan Papua Barat periode 2009-2014 dan 2014-2019 ini, mengigatkan, jika Partai Demokrat Kota Ambon, meraih minimal 7 kursi dirinya dengan mudah mencalonkan diri merebut kursi Walikota Ambon.”Namun, kalau tidak meraih hingga 7 kursi, seperti¬† kita menonton bioskop. Sebelum masuk bioskop minimal kita punya karcis. Kalau tidak punya karcis atau tiket, maka oleh Satpam larang kita masuk nonton,”terangnya menganalogikan.

Apalagi, mantan Ketua Umum DPP GAMKI ini mengaku, saat ini kursi DPRD Kota Ambon, sebanyak 35 kursi. Jika mengusung pasangan calon Walikota dan Wakil Walikota Ambon, partai politik atau gabungan partai politik minimal memiliki 7 kursi di dewan. Nah, kalau Partai Demokrat atau babung dengan parpol lain dapat 7 kursi BMW bisa calon Walikota Ambon,”ingatnya.

Untuk itu, mantan Wakil Ketua Komisi V dan Wakil Ketua Komisi IV DPR RI ini mengigatkan, warga Kota Ambon tidak salah pilih bakal calon Walikota Ambon.”Jangan salah pilih kucing dalam karung. Harus tahu jelas kucing tersebut. Jangan sampai Kepala dan tangannya tidak ada,”ingatnya mencontohkan.

BMW mengigatkan, meski dua periode terpilih sebagai wakil rakyat dari Papua Barat, kontribusi BMW yang masih aktif bolak balik Maluku sudah berbuat. “Saya ini di Komisi V bermitra dengan Kementerian PUPR yang bangun jembatan dan jalan di Maluku. Begitu juga Komisi V mitra dengan Kementerian Perhubungan yang bangun pelabuhan laut, bandara dan kapal di Maluku,”papar BMW yang biasa berkunjung di Maluku sering mengaku dirinya secara politis dari Papua Barat, namun secara Biologis dari Maluku.

Tak hanya itu, setelah menjabat Wakil Ketua Komisi V selama 8 tahun, dia di geser sebagai Wakil Ketua Komisi IV yang bermitra dengan Kementerian Perikanan dan Keluatan, Kementerian Pertanian, Kementerian Kehutanan dan Kementerian serta lembaga lainya selama 2 tahun.”Jadi sapa yang jadi Walikota harus punya akses di pusat lobi anggaran dan program,”ingatnya.

Apalagi, lanjut dia, ada 514 Kabupaten
dan kota serta 34 Provinsi ditambah 3 Provinsi baru di Papua, butuh anggaran yang tidak sedikit.”Makanya butuh Walikota yang punya Net Work atau jaringan kuat di pusat agar bawa anggaran dan program ke daerah,”sebutnya.

Soal Antusiasme warga menyambutnya dengan hangat, diapresiasi BMW. “Dangke banyak beta  hadir bertatap muka dan silaturahmi dengan basudara samua. Sambutanya sangat luar biasa,”sebutnya.

Soal kehadirannya menyapa warga dengan menyalurkan ratusan paket sembako kepada ibu-ibu penjual kuliner dan supir angkot serta tukang Ojek yang biasa mangkal di Tapal Kuda, dia mengaku, setelah di sampaikan timnya, dirinya langsung menyetujui jumpa dengan mereka.”Saya langsung setuju. Kemarin, beta  baru sampai di Kota Ambon, saya disampaikan bertemu bapak dan ibu. Saya langsung mengatakan betapa ruginya kalau begitu antusias basudara semua kenapa saya tolak,”tandasnya.

Terkait dirinya konsisten menyalurkan bantuan paket sembako, dia menuturkan, Presiden Joko Widodo sendiri mengkui, 2023 mendatang ekonomi dunia gelap.”Begitu juga krisis akibat pandemi Covid-19 yang belum selesai dan tuntas 100 persen.  Bukan hanya itu, pertikaian antara Rusia dan Ukrania juga ganggu ekonomi dunia. Sehingga  krisis global hari ini sangat terasa dampaknya sampai  ke Indonesia,”bebernya.

Bahkan, ingat dia,  Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo juga mengatakan hal yang sama.” Beliau bahkan mengatakan bahwa kedepan kita akan menggantikan makanan kita, dengan Sagu. Memang Sagu selama ini menjadi konsumsi masyarakat di Maluku di khususnya di Ambon. Itu potret yang digambarkan pemimpin bangsa kita yang disampaikan Pak Jokowi dan Pak Menteri,”paparnya

Otomatis, ingat dia, akan berdampak kepada Usaha,Mikro Kecil dan menengah (UMKM) di kuliner Tapal Kuda.”Pasti pembeli berkurang. Dan berdampak pada pemasukan setiap hari. Pasti UMKM di Tapal Kuda rasakan dampaknya,”terangnya.

Karenanya, ketika timnya mengusulkan agar menyalurkan paket sembaki di wilayah itu dirinya langsung menyanggupi.” Minimal  bantuan paket sembako setidaknya mengurangi beban bapak dan ibu. Kami datang bawa sedikit oleh-oleh berupa beras minyak goreng gula dan daun teh. Memang tidak menyelesaikan persoalan menyeluruh, tapi kehadiran BMW dan tim ditengah basudara semua, setidaknya meringankan beban bapa dan ibu samua,”pungkasnya.(DM-01)

.

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *