Connect with us

Hukum

Kasus Asrama Waturu, Luturmas : Ini Pertanggungjawaban, Bukan Politik

Published

on

AMBON,DM.COM,-Mandeknya proses pembangunan asrama Waturu di Kota Ambon, Provinsi Maluku, sejak mulai dibangun 2018 lalu hingga saat ini belum juga selesai. Ini setelah dipertanyakan sejumlah pihak.

Direktur Utama LSM Berantas di Kota Ambon, Daud Ungirwalu misalnya, akan masukan laporan dugaan kasus penyalahgunaan dana Hibah dari Pemda Provinsi Maluku dan sumbangan beberapa donatur ke Polda Maluku.

Menurut dia, silahkan para pelaku dugaan penyelewengan uang negara berspekulasi dan citrakan ke publik bahwa LPJ sudah disampaikan ke Pemprov Maluku, nanti sampaikan dalil-dalil kalian di Polda Maluku, jelas Ungir kepada media ini, Selasa (04/04/2023).

Di tempat terpisah, Piter Luturmas salah seorang putera asal desa Waturu di Kalimantan mengatakan, masalah tidak selesainya pembangunan asrama Waturu di Ambon, murni yang diminta adalah pertanggungjawaban uang ratusan juta rupiah.

“Sangat keliru dan keluar dari substansi masalah bila mandeknya pembangunan tersebut digiring seakan-akan ada oknum atau person tertentu sengaja giring Maslah ini untuk kepentingan politik dalam Pemilihan Legislatif tahun 2024 di Kabupaten Kepulauan Tanimbar.

Ini namanya mengalihkan inti masalah dan mengiring opini untuk kepentingan mendongkrak popularitas individu. Jangan digeneralisir sebab tidak semua anak negeri Waturu di luar Tanimbar mengecam pemberitaan media. Justru ini hal positif karena di era keterbukaan informasi dan komunikasi sekarang dibutuhkan transparansi.

“Kita semua orang basudara, jadi alangkah baiknya bila disampaikan pertanggungjawaban penggunaan anggaran asrama Waturu di Ambon kepada Pemerintah Desa Waturu dalam nuansa kekeluargaan budaya Duan Lolat, “tegas Luturmas. (DM-01)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *