Connect with us

Hukum

Kasus Narkoba di Tepa, Pemaskebar Desak Polisi Usut Pihak Lain yang Terlibat

Published

on

AMBON,DM.COM,-Penangkapan terhadap, Ronal Wolentery, yang kedapatan mengambil kiriman paket Narkoba jenis Sabu di KM Sabuk Nusantara 71 di pelabuhan Tepa, Kecamatan Babar, Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD), Jumat (30/6/2023), disikapi sejumlah pihak.

Salah satunya, Perkumpulan Masyarakat Kepulauan Babar (Pemaskebar). Pemaskebar mendesak pihak Kepolisian mengusut tuntas pihak lain yang terlibat dalam kasus peredaran narkoba yang menghebohkan itu. Sebab, diduga Wolentery tidak sendiri mengkonsumsi barang haram itu. Kuat dugaan ada pihak lain terlibat dalam peredaran dan penyalahgunaan Narkoba didaerah itu .

RUBEN KELABORA

Ketua III Pemaskebar Indonesia di Kota Ambon Ruben Kelabora mengutuk keras peredaran narkoba didaerah itu. Dia berharap, siapa yang diduga terlibat harus diusut tuntas hingga keakar-akarnya.”Kasus ini tidak boleh didiamkan. Ini merusak generasi bangsa di Pulau Babar. Harus dibasmi dan diusut tuntas,”tegas Kalabora, kepada DINAMIKAMALUKU.COM, Sabtu (3/6/2023).

Apalagi, ingat dia, ada indikasi kuat pengusaha di Tepa, ingin kongkalikong dengan Polisi agar Wolentery, di bebaskan sehingga pengusutan kasus itu terhenti di Wolentery.”Kami menduga ada pihak lain selain Wolentery. Kami minta Polisi mengembangkan kasus ini, sehingga siapa yang ikut terlibat diproses hukum,”tandasnya.

Untuk itu, Kelabora berharap, semua potensi yang ada di MBD ikut mengawal kasus peredaran dan penyalahgunaan Narkoba di daerah itu agar ikut mengawal proses hukum, sehingga tidak ada tenang pilih dalam penegakan hukum.”Mari kita memberikan atensi terhadap kasus ini. Mari kita kawal sama-sama agar diusut tuntas, sehingga peredaran narkoba di MBD khususnya di Tepa, diusut tuntas,”pungkasnya.(DM-01)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *