Ragam
Sekretariat Muktamar ICMI Diresmikan, Ketum ICMI : Tempat Ini Lahirkan Ide Besar di Forum Besar
AMBON, DM.COM,-Kota Ambon, Provinsi Maluku, dipercayakan sebagai tuan rumah Muktamar Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) ke-VIII pada medio Desember 2026 mendatang.
Karenanya, untuk menyiapkan segala sesuatu guna mensukseskan Muktamar ICMI Orwil Maluku, menyiapkan sekretariat Muktamar dan sekretariat ICMI Orwil Maluku di kawasan Soa Bali, Kelurahan Waihaong, Kecamatan Nusaniwe, Sabtu (8/8/2026).
Ketua Umum (Ketum) Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) Pusat, Prof. Dr. Arif Satria, S.P., M.Si menghadiri launching sekretariat Muktamar ICMI dan sekretariat ICMI Orwil Maluku. Satria mengatakan, sekretariat mempunyai peran peran strategis dalam
bertukar gagasan, bertukar inspirasi.” Karena disana tempat untuk melahirkan ide-ide besar hadir dalam forum-forum besar,”kata Satria, ketika menyampailan sambutan.
Menurut Satria yang juga Kepala BRIN pusat itu, Sekretariat kata kuncinya berasal dari kata Sekret yang artinya rahasia.”Diharapkan, sekretariat ini jadi pusat rahasia dimanapun pasti berada di sekretariat, baik dokumen dan hal penting lainnya, tugas Sekretariat itu, tempat untuk bertukar ide, bertukar gagasan, bertukar inspirasi karena disana lahir ide-ide besar itu hadir dalam forum-forum besar,”ingatnya.
” Jadi kalau kita tidak punya sekretariat, kita jarang berkumpul maka akan sulit muncul ide-ide besar,”lanjutnya.
Menurutnya, muncul ketika sebuah organisasi duduk berkumpul berdiskusi tanpa moderator.”ide besar apapun ada nggak, ide besar dalam rapat formal jarang, ide besar itu muncul dari duduk bersama, ngopi, diskusi mengalir tanpa moderator tapi muncul dengan sendirinya gagasan yang sangat penting,” ujar mantan Rektor IPB University. Dua periode imi ini berpandangan.
Dikatakan, organisasi punya peran sebagai sumber inspirasi baru. Hal ini mengingat perubahan yang terjadi di dunia ini sangat cepat. ” Dulu orang tidak pernah membayangkan akan ada vidio call gratis, tidak pernah membayangkan dapat telepon gratis, kita tidak tau 2045 (generasi emas red) apa yang terjadi, dengan pemanfaatan teknologi yang begitu besar dengan AI, dan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) punya mandat yang besar, bagaimana mentransformasikan teknologi Indonesia yang sesuai dengan kebutuhan rakyat,”paparnya.
” Jadi kebutuhan rakyatnya harus dipenuhi, karena UMKM di Indonesia, adalah UMKM yang belum disertai dengan kekuatan AMD, kalau UMKM makin besar, harus disertai dengan kekuatan AMD, jadi BRIN setelah perguruan tinggi, hadir untuk mendampingi UMKM. Jadi pada saat yang sama kita juga harus tidak boleh ketinggalan dengan teknologi maju, dengan teknologi kuantum, dengan AI, dengan jenis, dengan teknologi antariksa, kita tidak boleh ketinggalan. Bagaimana menyaksikan antara teknologi maju untuk kepentingan pemanfaatan rakyat,” pungkasnya.(DM-01)