Politik
Orno Kantongi Diskresi Maju Nakhodai Golkar MBD, Musda Ricuh, Mosse Bergegas Ambil Alih Petaka Beringin
AMBON,DM.COM,-Musyawarah Daerah (Musda) DPD Partai Golkar Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD), akhirnya berlangsung alot hingga ricuh. Ini setelah ada upaya agar memutuskan Odie Orno sebagai Ketua DPD Golkar MBD devenitif, setelah kantongi surat sakti dari DPP Golkar.
Namun, kubu pendukung calon Ketua DPD Golkar MBD, Jhon Aleksius melayangkan protes, sehingga nyaris baku hantan dengan kubu pendukung Orno di arena Musda di Gedung Serbaguna Tiakur, Selasa (22/9/2026).
Musda yang dibuka 17 September 2026 lalu terjadi dinamika hingga Selasa (22/9/2026). Awalnya, Mosse yang menjabat Wakil Ketua DPRD MBD mengantongi dukungan pimpinan kecamatan di bumi Kalwedo.
Namun, terjadi proses pergantian setelah Richard Rahakbauw, menggantikan Anos Yeremias sebagai Plt Ketua DPD Partai Golkar MBD, sehingga pimpinan kecamatan diganti agar mendukung Orno.
Odie Orno yang sejak awal diprotes karena pernah menjabat dewan pembina Partai Kebangkitan Nusantara (PKN) MBD mendapat surat yang ditandatangani Bahlil Lahadalia dan Muhamad Sarmuji selaku Ketua Umum dan Sekretaris Jenderal DPP Golkar yang diklaim diskresi dari DPP Golkar agar maju mencalonkan memimpin partai berlambang pohon Beringin itu.
Akibatnya, terjadi tarik menarik diarena Musda. DPD Golkar Provinsi Maluku, sedianya mengamankan diskresi DPP Golkar untuk Odie Orno, mendapat kecaman dari pendukung Mosse.
Karenanya, sesuai rekaman video yang diterima DINAMIKAMALUKU.COM, Selasa (12/9/2026) ketika Odie Orno diputuskan resmi memimpin Golkar MBD, kubu Mosse layangkan protes dan saling serang dengan pendukung Orno didalam gedung maupun diluar gedung. Beruntung aparat Kepolisian dan sejumlah kader senior Partai Golkar melerai kedua pendukung.
Mereka sepertinya tidak menerima Odie Orno yang pernah menjabat Kadis Perhubungan MBD itu, menabrak aturan partai memimpin Golkar.”Tidak sah. Tidak sah. Ayo kita lawan tidak sah,”teriak mereka.
Meski ada diskresi Ketua Umum DPP Golkar, yang harus dipatuhi kader Golkar, sejumlah kader Golkar ngotot agar Mosse memimpin partai itu. Buktinya, usai kisruh Musda, dilokasi Musda, Mosse diserahkan petaka Golkar pertanda memimpin partai itu, meski belum direstui DPD Golkar Provinsi Maluku dan DPP Golkar.
Mantan Plt Ketua DPD Partai Golkar MBD, Richard Rahakbauw, ketika dihubungi terkait kisruh Musda Golkar MBD termasuk klaim Mosse pimpin Golkar, belum merespon DINAMIKAMALUKU.COM.
Begitu juga Sekretaris DPD Partai Golkar Provinsi Maluku, Anos Yeremias yang dihubungi belum menjawab DINAMIKAMALUKU.COM terkait dinamika yang terjadi diarena Musda DPD Partai Golkar MBD termasuk klaim Mosse pimpin Golkar MBD, Yeremias tidak menanggapi DINAMIKAMALUKU.COM.(DM-04).