Connect with us

Pemkab MBD

Speedboat Rute Sinairusi–Tepa Alami Laka Laut, Ini Penjelasan Kepala BPBD MBD

Published

on

AMBON,DM.COM,–Kecelakaan (Laka) laut, kembali terjadi di perairan sekitar pulau Babar, Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD). Kali ini, sebuah speedboat yang melayani rute Desa Sinairusi menuju Tepa, Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD), dilaporkan mengalami kecelakaan laut akibat cuaca buruk dan gelombang tinggi di perairan sekitar Pulau Dai, Rabu (11/6/2026).

Bamun, hingga Kamis (12/6/2026), dua penumpang berhasil ditemukan dalam keadaan selamat, sementara sejumlah penumpang lainnya masih dalam pencarian.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten MBD, James R. J. Likko, mengatakan dua penumpang yang ditemukan selamat adalah Yakop Anamopa dan Ignasius Matrunkoly. Keduanya berhasil mencapai daratan Pulau Dai setelah berupaya menyelamatkan diri dari speedboat yang mengalami kondisi darurat di tengah laut.

“Kedua korban telah ditemukan dalam keadaan selamat dan telah mendapatkan penanganan lebih lanjut. Sementara pencarian terhadap penumpang lainnya masih terus dilakukan oleh tim gabungan,” kata Likko, sebagaimana dikutib DINAMIKAMALUKU.COM dari Facebook milik Pemda MBD, Jumat (12/6/2026).

Berdasarkan laporan awal yang diterima dari Pemerintah Desa Sinairusi, speedboat milik sekaligus dikemudikan oleh Anton Menahem bertolak dari Pantai Sinairusi menuju Tepa dengan membawa sejumlah penumpang.

Dalam perjalanan, speedboat tersebut diduga diterjang cuaca buruk disertai gelombang tinggi yang menyebabkan kapal mengalami kondisi darurat di tengah laut. Para penumpang kemudian berupaya menyelamatkan diri setelah kapal tidak lagi dapat melanjutkan pelayaran secara normal.

Untuk mendukung upaya pencarian, Pemerintah Kabupaten Maluku Barat Daya melalui BPBD berkoordinasi dengan Pemerintah Kecamatan Babar Barat, aparat keamanan, pemerintah desa, dan masyarakat setempat. KM Teifelin kemudian dikerahkan untuk melakukan penyisiran di sejumlah titik yang diduga menjadi lokasi para penumpang terpisah dari kapal.

Camat Babar Barat, David Laipeny, saat dihubungi melalui WhatsApp, menjelaskan bahwa tim pencarian menggunakan KM Teifelin hingga pukul 24.00 WIT untuk menyisir wilayah perairan sekitar Pulau Dai.

“Tim pencarian dengan KM Teifelin telah melakukan penyisiran hingga sekitar Pulau Dai sampai pukul 24.00 WIT. Namun, belum ditemukan tanda-tanda keberadaan korban lainnya maupun bangkai kapal. Karena kondisi cuaca yang kurang baik serta persediaan bahan bakar minyak (BBM) yang mulai menipis, nahkoda memutuskan untuk kembali ke Pelabuhan Tepa,” ujar Laipeny.

Meski menghadapi kendala cuaca dan gelombang laut yang cukup tinggi, operasi pencarian akan terus dilanjutkan dengan menyesuaikan kondisi di lapangan serta arahan dari pihak terkait.

Data sementara menyebutkan penumpang yang berada di dalam speedboat tersebut antara lain Anton Menahem, Yomina Waliana, Ignasius Matrunkoly, Regina Unawekla, Jakson Unawekla, Marselo Unawekla, Teresia Wulan Keimury, Hendrina Esran, dan Asail Daniel. Namun, jumlah maupun identitas penumpang masih terus diverifikasi oleh pihak berwenang.

Pemerintah Kabupaten Maluku Barat Daya mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan menunggu informasi resmi dari pemerintah maupun tim pencarian. Hingga berita ini diturunkan, operasi pencarian terhadap penumpang yang belum ditemukan masih terus berlangsung.(DM-01)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *