Connect with us

Pemkot Ambon

Buka Turnamen Catur Tingkat SD & SMP, Ini Harapan Wali Kota Ambon

Published

on

AMBON,DM.COM,-Wali Kota Ambon, Bodewin M. Wattimena selaku Ketua Umum KONI Kota Ambon membuka secara resmi Turnamen Catur tingkat SD dan SMP Se- Kota Ambon, Kamis (15/10/26) di Pattimura Park.

Ajang bergengsi bagi bibit muda ini digelar di Pattimura Park sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) KONI Nasional ke-88 yang jatuh tepat pada tanggal 15 Oktober 2026.

Dalam arahannya, Wali Kota Bodewin M. Watimena menekankan bahwa olahraga memegang peranan krusial dalam membentuk sumber daya manusia (SDM) yang berkualitas, sehat, tangguh, serta berkarakter. Olahraga catur, khususnya, dinilai sangat efektif untuk melatih tingkat kesabaran, kedisiplinan, ketajaman analisis, serta kemampuan berpikir strategis pada anak-anak sejak usia dini.

“Tentu harapan kita bahwa dari turnamen ini, paling tidak, yang pertama memberikan kesempatan kepada pecatur muda, anak-anak SD dan SMP supaya mereka memiliki cukup waktu dan ruang untuk berkompetisi, mengasah kemampuan, bakat, dan skill mereka,” ujarnya.

Bodewin juga berharap melalui turnamen catur tingkat pelajar ini, akan lahir atlet-atlet catur muda berbakat dari Kota Ambon yang mampu menorehkan prestasi gemilang di tingkat provinsi, nasional, bahkan internasional.

Sebagai bentuk dukungan nyata, KONI Kota Ambon bersama Pengurus Cabang (Pengcab) Percasi Kota Ambon akan memfasilitasi dan mengirimkan 2 (dua) hingga 4 (empat) atlet catur pelajar terbaik untuk berlaga di ajang Kejuaraan Nasional (Kejurnas) di Tangerang guna memberikan pengalaman kompetitif di level nasional.

Kepada para guru pendamping, Bodewin berpesan agar senantiasa memberikan izin serta ruang bagi para siswa yang ingin mengembangkan bakat non-akademik mereka melalui turnamen olahraga, dengan porsi yang seimbang bersama pendidikan formal di sekolah.

“Mereka pintar main catur, sama dengan pintar matematika, bahasa Inggris dan lain-lain. Ke arah sanalah mestinya kita bina generasi muda kota Ambon, tidak harus generalis tetapi bisa spesifik kepada apa yang menjadi bakat dan kemampuan mereka. Itu baru namanya anak yang berprestasi,” tandasnya.

Sementara itu, ketua Panitia pelaksana dari Pengcab Percasi Kota Ambon, Mecky Pentury, dalam laporannya menyampaikan, turnamen ini diikuti 90 peserta yang berstatus pelajar SD dan SMP.

Dirinya berharap dengan dukungan Pemerintah dan KONI, turnamen ini akan menjadi agenda tetap yang dilaksanakan setiap tahun oleh Percasi Kota Ambon. (DM-04)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *