Politik
Suksesi Ketua Demokrat Maluku, Halimun Disebut Berprestasi, Thaher Gagal ?
AMBON,DM.COM,-Suksesi Ketua DPD Partai Demokrat Provinsi Maluku, awal medio November 2026 memdatang, bakal berlangsung ketat dan panas. Ini setelah sejumlah kader terbaik partai berlambang Bintang Mercy itu, ingin menakhodai partai itu lima tahun kedepan.
Mereka adalah, Ketua Fraksi Partai Demokrat DPRD Provinsi Maluku, Buapati Seram Bagian Barat (SBB), Asri Arman, dan Bupati Maluku Tenggara, Thaher Hanubun. Dari tiga nama itu, Halimun dan Asri adalah kader utama Partai besutan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).
Halimun dua periode jabat anggota DPRD Maluku Tengah dari Demokrat dan dua periode jabat anggota DPRD Provinsi Maluku dari Demokrat. Arman adalah mantan anggota DPRD Provinsi Maluku tiga periode dari Partai Demokrat. Sementara Hanubun hanya diusung Partai Demokrat sebagai calon Bupati Maluku Tenggara.
Namun, dikalangan DPP Partai Demokrat, DPD Partai Demokrat Provinsi Maluku dan DPC Partai Demokrat 11 Kabupaten dan Kota, nama Halimun dan Thaher banyak diperbincangkan karena ada dukungan kuat dari infrastruktur partai ditingkat pusat hingga di kabupateb dan kota.
Karenanya, kader partai itu mulai membandingkan kontribusi Halimun dan Thaher di Demokrat. Halimun dinilai berprestasi karena ikut mendongkrak kursi Partai Demokrat yang kian merosot dari pemilu ke pemilu.
Sementara Hanubun yang berkuasa dua periode di bumi Larvul Ngabal sebutan Kabupaten Malra, justeru kursi Partai Demokrat kosong di DPRD Malra. Untuk itu, keinginan Hanubun ingin merebut kursi Ketua DPD Partai Demokrat Provinsi Maluku, dinilai hanya ingin pakai kendaraan Demokrat ikit berkontestasi di pemilihan Gubernur Maluku, 2031 mendatang.
Pengakuan para kader kalau Halimun berprestasi, justeru diakui Wakil Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Pattimura (Unpatti), Dr Syafrudin Bustam Layn, M.Si.
Kepada awak media, Rabu (14/10/2026), Layn terang-terangan mengakui Halimun berpretasi di Partai Demokrat.”Halimun berprestasi. Buktinya, di terpilih menjabat anggota DPRD Maluku Tengah hingga ke DPRD Provinsi Maluku,”kata Layn.
Sementara Hanubun, ingat dia, perlu diverifikasi berapa kursi Partai Demokrat di DPRD Kabupaten Maluku Tenggara. “Nah, kalau Pak Thaher di Malra apa yang didapat partai disana ketika beliau menjabat Bupati,”sebutnya.
Meski begitu, dia mengakui, siapa yang dinilai pantas dan layak pimpin partai itu menjadi bahan evaluasi DPP Partai Demokrat hingga DPC Partai Demokrat.”Mereka banti menilai,”pungkasnya.(DM-04)