Parlemen
Cuaca Buruk, Yeremias : Bersabar, Tunggu Cuaca Membaik Baru Berlayar
AMBON,DM.COM,-Cuaca disejumlah perairan di Provinsi Maluku, kembali memburuk. Ini setelah angin kencang disertai gelombang tinggi. Akibatnya, sejumlah kapal penumpang sementara ditunda keberangkatan.
Pasalnya, berdasarkan Peringatan Dini (Early Warning) dari Badan Meteorologi
Klimatologi Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Maritim Ambon dan Surat Pemberitahuan Antisipasi Cuaca Ekstrem dari Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan (UPP) Kelas II Saumlaki.
“Untuk itu, isampaikan kepada seluruh masyarakat pengguna jasa angkutan laut agar meningkatkan kewaspadaan terhadap kondisi cuaca ekstrem dan gelombang tinggi di wilayah perairan Maluku “kata anggota DPRD Provinsi Maluku, Anos Yeremias, melalui keterangan tertulis yang diterima DINAMIKAMALUKU.COM, Sabtu (25/7/2026).
Wakil rakyat dari dapil KKT-MBD ini mengaku, BMKG memprakirakan kecepatan angin mencapai 10–20 knot, dan di beberapa wilayah dapat meningkat hingga 25 knot atau lebih, sehingga berpotensi menimbulkan gelombang setinggi 2,5–4,0 meter di sejumlah perairan Maluku, termasuk wilayah Kepulauan Tanimbar, Kepulauan Babar, Kepulauan Sermata–Leti, Laut Banda, dan Laut Arafura.
“Sehubungan dengan kondisi tersebut, UPP Kelas II Saumlaki memutuskan untuk menunda sementara keberangkatan kapal sampai kondisi cuaca dinyatakan aman untuk pelayaran,”terangnya.
Untuk itu, dirinya mengimbau kepada seluruh masyarakat agar mengutamakan keselamatan dan tidak memaksakan melakukan perjalanan laut selama cuaca masih ekstrem.
“Selalu mengikuti informasi resmi dari BMKG, UPP/KSOP, dan operator kapal. Bersabar menunggu jadwal keberangkatan terbaru setelah kondisi cuaca membaik. Keselamatan penumpang, awak kapal, dan seluruh pengguna jasa transportasi laut adalah prioritas utama.Terima kasih atas perhatian dan kerja sama seluruh masyarakat. Tetap waspada, utamakan keselamatan,”pungkasnya.(DM-04)