Pemkab MBD
Pemkab MBD Gelar Uji Kompetensi PBJ Level 1, Ini Arahan & Harapan Sekda
AMBON,DM.COM,– Pemerintah Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD) menggelar Uji Kompetensi Pengadaan Barang/Jasa (PBJ) Pemerintah Level 1 di Gedung Computer Assisted Test (CAT) Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) MBD, Jumat (31/7/2026).
Kegiatan yang berlangsung selama dua hari, 31 Juli hingga 1 Agustus 2026, tersebut diikuti 67 peserta dari berbagai perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten MBD. Dari jumlah tersebut, sebanyak 26 peserta dinyatakan lulus.
Kegiatan ini merupakan pelaksanaan uji kompetensi PBJ Level 1 yang kedua kalinya diselenggarakan di lingkungan Pemerintah Kabupaten MBD. Pelaksanaan sertifikasi tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah meningkatkan kompetensi aparatur dalam mendukung pengelolaan pengadaan barang dan jasa yang profesional, transparan, dan akuntabel.
Sekretaris Daerah MBD, Eduard J. S. Davidz, dalam sambutannya menegaskan bahwa kompetensi di bidang PBJ merupakan kebutuhan penting bagi aparatur pemerintah untuk mendukung tata kelola pemerintahan yang efektif, transparan, dan akuntabel.
Menurutnya, sertifikat kompetensi tidak hanya menjadi bukti kemampuan peserta, tetapi juga menjadi modal penting dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawab di bidang pengadaan barang dan jasa.
“Melalui sertifikasi ini, peserta diharapkan memiliki kompetensi yang memadai di bidang pengadaan barang dan jasa, sekaligus memahami berbagai regulasi yang mengatur pelaksanaannya,” ujar Davidz.
Ia menambahkan, peningkatan kapasitas sumber daya manusia menjadi salah satu langkah strategis untuk mewujudkan pengelolaan PBJ yang lebih profesional dan berkualitas di Kabupaten MBD.
“Harapan kami, melalui kegiatan ini kualitas pengelolaan barang dan jasa di lingkungan Pemerintah Kabupaten Maluku Barat Daya dapat semakin baik, efektif, dan profesional,” katanya.
Davidz juga menyampaikan bahwa pelaksanaan uji kompetensi tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat kolaborasi antarperangkat daerah dalam mendukung penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan daerah.
“Ini menjadi awal dari kolaborasi yang semakin kuat dan sinergis untuk mewujudkan Maluku Barat Daya yang lebih maju dan berdaya saing,” tambahnya.
Sementara itu, Pengawas Ujian dari Direktorat Sertifikasi Profesi Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP), Rifan Alif Prastowo, mengapresiasi komitmen Pemerintah Kabupaten MBD dalam meningkatkan kompetensi aparatur di bidang PBJ.
Ia berharap seluruh peserta mengikuti proses ujian dengan serius dan memanfaatkan kesempatan tersebut untuk meningkatkan pengetahuan serta kemampuan yang dibutuhkan dalam pelaksanaan tugas di instansi masing-masing.
Pelaksanaan Uji Kompetensi PBJ Pemerintah Level 1 diharapkan dapat menghasilkan aparatur yang kompeten dan bersertifikat, sehingga mampu mendukung terwujudnya tata kelola pengadaan yang transparan, akuntabel, profesional, serta berorientasi pada peningkatan kualitas pelayanan publik di Kabupaten MBD.(DM-04)