Connect with us

Unpatti

Wisuda 56 Sarjana PSDKU Unpatti MBD, Pemda Harap Kontribusi Bagi Pembangunan Daerah

Published

on

AMBON,DM.COM,- Sebanyak 56 mahasiswa Program Studi di Luar Kampus Utama (PSDKU) Universitas Pattimura (Unpatti) Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD) resmi diwisuda dalam Rapat Terbuka Luar Biasa Senat Universitas Pattimura Periode Oktober 2026 yang berlangsung di Kampus PSDKU Unpatti MBD, Senin (2/11/2026).

Prosesi wisuda diawali dengan pelaksanaan secara daring melalui Zoom yang menghubungkan Kampus Utama Universitas Pattimura di Ambon dan PSDKU Kepulauan Aru. Selanjutnya, masing-masing kampus melaksanakan prosesi pengukuhan wisudawan sesuai dengan lokasi masing-masing.

Sebanyak 56 wisudawan dan wisudawati PSDKU Unpatti MBD berasal dari enam program studi, yakni Ilmu Hukum sebanyak 9 orang, Akuntansi 6 orang, Peternakan 4 orang, Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) 30 orang, Pendidikan Matematika 6 orang, serta Pendidikan Bahasa Inggris 1 orang.

Kegiatan tersebut dihadiri Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni Universitas Pattimura, Dr. Nur Aida Kubangun, S.Pd., M.Pd., perwakilan Senat Universitas Pattimura, Dr. Lodewyk Matheos Kelwulan, S.T., M.T., Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Kabupaten MBD, Johzes H. F. Leunufna, S.Sos., M.Si., unsur Forkopimda, pimpinan PSDKU, pimpinan OPD, dosen, tenaga kependidikan, orang tua, serta keluarga wisudawan.

Dalam sambutan Bupati MBD yang dibacakan Asisten II, Johzes H. F. Leunufna, Pemerintah Kabupaten MBD menyampaikan bahwa wisuda bukanlah akhir dari perjalanan pendidikan, melainkan awal dari tanggung jawab baru bagi para lulusan untuk mengabdikan ilmu pengetahuan kepada masyarakat.

Pemerintah daerah berharap para sarjana baru mampu menjadi generasi yang berintegritas, inovatif, adaptif, dan produktif, serta berperan aktif dalam menjawab berbagai tantangan pembangunan daerah.

Menurutnya, Kabupaten MBD memiliki potensi besar di berbagai sektor, mulai dari kelautan dan perikanan, pertanian, peternakan, pariwisata bahari, energi terbarukan, hingga ekonomi kreatif. Potensi tersebut membutuhkan dukungan sumber daya manusia berkualitas yang mampu mengembangkan ilmu pengetahuan, teknologi, dan inovasi.

Ia juga menegaskan pentingnya memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan Universitas Pattimura dalam meningkatkan kualitas pendidikan tinggi di Kabupaten MBD.

Pada kesempatan tersebut, disampaikan pula bahwa Bupati dan Wakil Bupati MBD akan bertemu dengan Rektor Universitas Pattimura untuk membahas status lahan PSDKU sekaligus menjajaki kerja sama baru guna mendukung pengembangan dan kemajuan PSDKU Unpatti di Kabupaten Maluku Barat Daya.

Sementara itu, Koordinator Bidang Nonakademik PSDKU Unpatti MBD, Wilhelmina Rumahlewang, S.P., M.P., dalam laporannya menyampaikan bahwa hingga November 2026, jumlah mahasiswa aktif PSDKU mencapai 1.068 orang yang tersebar pada enam program studi.

Ia menjelaskan bahwa selama satu dekade perjalanannya, PSDKU Unpatti MBD telah menghasilkan sebanyak 794 lulusan. Selain itu, berbagai dukungan beasiswa juga telah diberikan kepada mahasiswa, antara lain KIP Kuliah sebanyak 157 penerima, beasiswa afirmasi 1 orang, serta beasiswa INPEX Masela sebanyak 100 penerima. Dukungan pendidikan tersebut juga mencakup dua dosen yang sedang menempuh pendidikan doktoral.

Dalam upaya meningkatkan kualitas kelembagaan, PSDKU terus melakukan penguatan sumber daya manusia, peningkatan kualifikasi dosen, penerapan kurikulum berbasis Outcome-Based Education (OBE), persiapan akreditasi enam program studi, serta pengembangan kerja sama di bidang pendidikan dan penelitian.

Pihaknya berharap dukungan pemerintah daerah dan seluruh pemangku kepentingan terus diperkuat, termasuk melalui pemberian beasiswa bagi putra-putri daerah yang berasal dari 117 desa di Kabupaten MBD.

Selain itu, penguatan kelembagaan PSDKU juga diarahkan untuk meningkatkan kualitas pendidikan tinggi sekaligus mewujudkan cita-cita pengembangannya menjadi Universitas Kepulauan Selatan Daya. Upaya tersebut membutuhkan dukungan bersama dari pemerintah daerah, Universitas Pattimura, pemerintah desa, dan seluruh elemen masyarakat.

Momen wisuda turut diwarnai penyampaian pesan dan kesan dari wisudawan terbaik, Febbi Lelleky, S.H., dari Program Studi Ilmu Hukum, yang berhasil menyelesaikan studinya dalam waktu 3 tahun 9 bulan.

Dalam penyampaiannya, Febbi mengisahkan perjuangannya selama menempuh pendidikan. Sebagai anak kelima dari lima bersaudara yang berasal dari keluarga sederhana, ia harus membagi waktu antara kuliah dan bekerja. Bahkan, ia pernah menjadi buruh cuci serta membantu orang tuanya menanam sayur demi memenuhi kebutuhan hidup dan pendidikan.

Kecintaannya terhadap olahraga bola voli juga menjadi bagian dari perjalanan perjuangannya. Hasil dari sejumlah perlombaan yang diikutinya bahkan dimanfaatkan untuk membantu membayar biaya semester kuliah.

Febbi menyampaikan bahwa keberhasilan yang diraihnya bukan semata-mata hasil perjuangan pribadi, melainkan juga berkat doa dan pengorbanan orang tua, dukungan keluarga, serta bimbingan para dosen.

Ia mengajak seluruh rekan wisudawan agar tidak pernah malu terhadap proses perjuangan masing-masing dan menjadikan ilmu yang diperoleh sebagai bekal untuk memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Gelar akan menyertai nama kita, tetapi pengabdianlah yang akan memberi makna pada kehidupan kita,” ungkapnya dalam pesan dan kesan sebagai wisudawan terbaik.

Melalui momentum wisuda ini, diharapkan para lulusan PSDKU Universitas Pattimura MBD mampu menjadi sumber daya manusia yang berkualitas, berdaya saing, dan berkontribusi nyata dalam pembangunan Kabupaten Maluku Barat Daya.

Semangat persaudaraan Kalwedo diharapkan senantiasa menjadi landasan bagi para lulusan dalam berkarya, mengabdi, dan membawa nama baik almamater di mana pun berada.(DM-04)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *