Politik
Akui Calon dari Partai Golkar, Alumni Smaker Siap Dukung BMW Kembali Rebut Kursi DPR RI
AMBON,DM.COM,-Setelah resmi memakai baju kebesaran Partai di Hari Ulang Tahun Partai Golkar, Dr Michael Wattimena, akhirnya terang-terangan bakal maju mencalonkan diri merebut kursi anggota DPR RI dari partai berlambang pohon beringin itu di daerah pemilihan Maluku.

”Atas arahan pak Ketua Umum DPP Golkar, beta bakal maju mencalonkan diri merebut kursi anggota DPR RI dari dapil Maluku
Mohon doa dan dukungannya, “kata Wattimena, ketika bertemu alumni SMA Kristen (Smaker) YPKPM Ambon di restoran dua ikan, Jumat (30/10/2026).
Sebelumnya, Sekretaris Jenderal DPP Golkar, Muhammad Sarmuji, ketika konsolidasi internal Partai Golkar di Makassar, Sulawessi Selatan, belum lama ini mengakui Partai Golkar resmi mengusung Wattimena yang juga Tenaga Ahli Menteri ESDM RI dan Komisaris PT Pertamina International Shipping itu bersama Ketua DPD Partai Golkar Provinsi Maluku, Umar Lessy.
Sontak saja, pengakuan mantan Wakil Ketua Komisi V dan IV DPR RI langsung mendapat aplaus dan apresiasi dari alumni Smaker. Dia mengaku, jika dirinya kembali menjabat ada suka cita dan kebanggaan tersendiri bagi para alumni khususnya dan masyarakat Maluku pada umumnya.”Ada sukacita. Ada kebanggaan tersendiri,”kata Wattimena.
Wattimena akrab disapa BMW (Bung Michael Wattimena) menggigatkan, jika para alumni maupun masyarakat Maluku ada keperluan di pusat dirinya bisa menghubungkan dengan pihak terkait, jika dirinya kembali duduk di Senayan.
“Kalau ada keperluan dengan mudah. Nah, kalau tidak punya kuasa dan jabatan, tidak neko deng katong kalau tidak punya jabatan. Kalau kita punya jabatan mereka sangat membantu. Karena ada ketergantungan. Sebab, kita perjuangkan anggaran dan program mereka di pusat,”terang BMW yang juga akumni Smaker angkatan 1988.
Apalagi, ingat dia, jika tidak ada perwakilan masyarakat di DPR RI, tidak bisa wujudkan program di Maluku. Sebab, sebutnya, kuota kursi DPR RI dari Dapil Maluku hanya 4 kursi. Padahal, komisi di DPR RI ada 13 komisi. “Nah, itu berarti 9 komisi wakil Maluku tidak ada. Lalu apa yang bisa perjuangkan. Apalagi, kita tidak punya kapasitas dan keterbatasan, kalau kita tidak ada jadi anggota dewan,”ingatnya.
Namun, ingat dia, meski tidak lagi menjadi anggota DPR RI, jika bertemu anggota DPR RI dan pejabat di Kementerian mereka masih menghargai dirinya.”Ini karena ketika menjabat anggota dewan tidak menyusahkan orang,”jelasnya.
Apalagi, ingatnya, ketika masih menjabat anggota DPR RI dua periode didaerah pemilihan Papua Barat, banyak berbuat untuk Maluku.”Apalagi, resmi menjabat anggota dewan dari dapil Maluku, sudah pasti lebih maksimal memperjuangkan aspirasi dan kepentingan masyarakat Maluku di pusat,”ungkapnya.
Dia kemudian mencontohkan, ketika dirinya menjabat Wakil Ketua Komisi V dan IV DPR RI banyak program infrastruktur darat, laut, dan program perikanan, pertanian, serta sejumlah sektor lainya.
“Yang menonjol adalah perjuangan kita mereleasasikan pembangunan Jembatan Merah Putih (JMP) yang saat ini menjadi kebanggaan masyarakat Maluku,”terangnya.
Buktinya, lanjut dia, ketika Presiden Joko Widodo, kala itu meresmikan JMP sebelum menekan tombol, mengundang BMW mendampinginya bersama Menteri PUPR, Gubernur Maluku, Said Assagaff.
” Jadi ketika itu secara politik memang saya terpilih dari Papua Barat ketika itu, tapi secara biologis saya putra asli Maluku. Makanya perhatian saya selain di Papua Barat juga berjuang program dan anggaran bagi Maluku. Nah, kalau saya kembali terpilih dari dapil Maluku, tentu saya lebih fokus,,”ungkap putra Itawaka, Kecamatan Saparua itu.
Pada kesempatan itu, sejumlah sesepuh alumni Smaker, menyatakan sikap mendukung penuh BMW merebut kursi anggota DPR RI dari Partai Golkar. Mereka berharap, para alumni yang tersebar di 11 kabupaten dan kota sinergi dan berkolaborasi bersama para tim sukses, simpatisan dan kader Golkar bekerja keras memenangkan BMW rebut satu kursi DPR RI dari dapil Maluku.(DM-01)