Parlemen
Rapat Bersama Sekda Maluku, Anos Yeremias Desak Koordinasi Terpadu Penanganan Karhutla
AMBON,DM.COM,— Anggota Komisi II DPRD Provinsi Maluku, Anos Yermias, S.Sos., M.Si., meminta langkah terpadu untuk menangani kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Maluku. Hal tersebut disampaikannya dalam rapat bersama Sekretaris Daerah Provinsi Maluku, organisasi perangkat daerah (OPD), serta instansi vertikal.
Dalam rapat tersebut, Anos menekankan perlunya koordinasi yang menghasilkan tindakan langsung untuk memadamkan api, menghentikan perluasan kebakaran, dan melindungi masyarakat.
“Karhutla sudah terjadi. Beta meminta penjelasan bagaimana koordinasi pemerintah provinsi dengan pemerintah kabupaten/kota dan instansi terkait untuk segera memadamkan api serta melindungi masyarakat,” ujar Anos.
Ia meminta kejelasan mengenai pihak yang memimpin penanganan di lapangan, termasuk keberadaan posko atau komando penanganan terpadu. Keterlibatan BPBD, Dinas Kehutanan, pemadam kebakaran, TNI–Polri, dan pemerintah desa perlu disertai pembagian tugas serta wilayah kerja yang jelas.
“Harus jelas siapa yang memimpin, siapa mengerjakan apa, di mana, serta kapan dilaksanakan. Koordinasi harus menghasilkan tindakan nyata di lapangan,” tegasnya.
Anos turut meminta data terkini mengenai lokasi kebakaran yang masih aktif, wilayah prioritas, dan kendala pemadaman. Ia juga mempertanyakan kecukupan personel, peralatan, transportasi, serta pasokan air untuk mendukung operasi di lapangan.
Apabila kemampuan daerah terbatas, menurutnya, pemerintah perlu segera mengoordinasikan permintaan bantuan kepada pemerintah pusat sesuai kebutuhan.
Dari sisi anggaran, Anos meminta penjelasan mengenai dukungan pendanaan yang tersedia dan hambatan penggunaannya. Ia menekankan agar kebutuhan operasional penanganan segera mendapat kepastian.
Perlindungan warga terdampak asap serta pengamanan permukiman yang terancam kebakaran juga menjadi perhatian yang disampaikannya dalam rapat.
Anos selanjutnya meminta target penanganan yang terukur dalam 24–48 jam ke depan, disertai laporan perkembangan secara berkala kepada masyarakat.
“Beta meminta api segera dipadamkan, perluasan kebakaran dihentikan, dan masyarakat dilindungi. Masyarakat perlu mengetahui langkah yang dilakukan serta hasilnya,” pungkasnya.(DM-04)